Syeikh Ali Damoush, Minggu (19/3/2023) menegaskan, "AS dan para pendukungnya setelah kalah perang militer, dan perang lunak, dan setelah proyek-proyek memecah belah yang dilakukannya gagal, berusaha melancarkan perang ekonomi, dan menerapkan kebijakan blokade serta sanksi terhadap Lebanon, sehingga negara ini bisa ditaklukannya, dan kelompok perlawanan dikalahkan, pasalnya kelompok perlawanan telah membuat AS tak berkutik di seluruh kawasan."
Ia menambahkan, "Mereka ingin memprovokasi publik Lebanon untuk melawan Hizbullah lewat blokade, sanksi, kelaparan, dan kemiskinan, lalu menyeret Lebanon ke arah perpecahan dan merebut perlawanan yang merupakan kekuatan Lebanon. Di masa lalu kami tidak menyerah, dan sekarang serta di masa depan pun kami tidak akan pernah menyerah dan tunduk."
Menurut Syeikh Ali Damoush, kawasan pasca-kesepakatan Iran dan Saudi memasuki fase baru yang tidak menguntungkan AS dan Rezim Zionis, dan iklim positif ini dapat digunakan untuk menyelesaikan krisis Lebanon. (HS)
342/